Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Sistem Pendataan Masyarakat Kurang Mampu Berbasis Web di Kelurahan Bintangresmi
Keywords:
Sistem Informasi, Simple Additive Weighting (SAW), Pendataan Masyarakat, Keputusan, Bantuan SosialAbstract
Kemiskinan merupakan masalah sosial yang kompleks dan menuntut adanya pendataan yang akurat dan terstruktur untuk mendukung penyaluran bantuan secara tepat sasaran. Proses pendataan masyarakat kurang mampu di Kelurahan Bintangresmi saat ini masih bersifat manual, rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pendataan masyarakat kurang mampu berbasis web yang dilengkapi dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai sistem pendukung keputusan untuk menentukan prioritas penerima bantuan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, serta perancangan sistem dengan pendekatan model Waterfall. Sistem dirancang menggunakan PHP dan MySQL dengan fitur pendaftaran online, verifikasi data oleh petugas, manajemen pengguna, dan cetak laporan. Penerapan metode SAW dilakukan dengan penentuan lima kriteria (penghasilan, kondisi rumah, jumlah tanggungan, pekerjaan, pendidikan) yang dinormalisasi sesuai atribut biaya atau keuntungan, lalu dihitung skor akhir berdasarkan bobotyang ditentukan. Hasil pengujian pada data enam warga menunjukkan peringkat penerima bantuan yang objektif dan transparan, dengan Warga E memiliki nilai tertinggi (0.825) sebagai prioritas utama. Sistem ini diharapkan dapat membantu kelurahan melakukan pendataan secara lebih efisien, meminimalisir subjektivitas dalam pengambilan keputusan, serta mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial secara lebih adil dan tepat sasaran.
References
Aminudin, B., Basren, B., & Nuryasin, I. (2019). Perancangan sistem repositori tugas akhir menggunakan Progressive Web App (PWA). Techno.Com, 18(2), 154–165.
Ardiansyah, F., & Rosyani, P. (2021). Sistem informasi pendataan masyarakat kurang mampu berbasis web di Kelurahan Cisalak. Journal of Information System Research (JOSH), 3(1), 24–32.
Athoillah, M., & Irawan, M. I. (2013). Perancangan sistem informasi mobile berbasis Android untuk kontrol persediaan barang di gudang. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 1(1), 1–6.
Fishburn, P. C. (1967). Additive utilities with incomplete product sets: Application to priorities and assignments. Operations Research, 15(3), 537–546. https://doi.org/10.1287/opre.15.3.537
Fitrianingsih, E., Jaya, S. M., & Maksudi. (2020). Sistem informasi pendataan keluarga miskin dengan parameter penghasilan dan kondisi rumah berbasis WEB (studi kasus: Desa Kedungneng). Jurnal Teknik Informatika, 12(2), 36–43.
Gorman, W. M. (1968). The structure of utility functions. Review of Economic Studies, 35(4), 367-390. https://doi.org/10.2307/2296549
Keeney, R. L., & Raiffa, H. (1976). Decisions with multiple objectives: Preferences and value tradeoffs. Wiley.
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2010). Management information systems (11th ed.). Pearson Prentice Hall.
Magaline, F., Mahamudu, B. N., & Ho, E. (2019). Konsep dasar arsitektur dan klasifikasi sistem informasi. Sistem Informasi, 1–7.
Nugroho, A. H., & Rohimi, T. (2020). Perancangan aplikasi sistem pengolahan data penduduk di Kelurahan Desa Kaduronyok Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang berbasis web. Jurnal Teknik Informatika (JUTIS), 8(1), 1–15.




