Peran Digital Marketing melalui Media Sosial terhadap Minat Beli Konsumen Starbucks di Lotte Avenue Jakarta Selatan
Keywords:
Digital Marketing, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Starbucks, SWOT, QSPMAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah strategi pemasaran perusahaan, khususnya melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan konsumen. Starbucks Indonesia memanfaatkan platform media sosial untuk menyampaikan informasi produk, promosi, serta membangun interaksi yang bertujuan meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digital marketing melalui media sosial terhadap minat beli konsumen Starbucks di Lotte Avenue Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap konsumen serta pihak yang terlibat dalam aktivitas pemasaran digital Starbucks. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT, Matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), Matriks Internal-Eksternal (IE), dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing melalui media sosial berperan dalam meningkatkan minat beli konsumen melalui penyajian konten visual yang menarik, penyampaian informasi promosi secara cepat, serta interaksi yang mampu meningkatkan keterlibatan konsumen. Hasil analisis SWOT menempatkan Starbucks pada Kuadran I yang menunjukkan kondisi perusahaan memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang mendukung penerapan strategi pertumbuhan. Analisis Matriks IE menunjukkan perusahaan berada pada Sel V dengan strategi hold and maintain, sedangkan hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas yang direkomendasikan adalah pengembangan konten media sosial yang kreatif, interaktif, dan mengikuti perkembangan tren digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing yang terencana mampu memperkuat daya tarik merek sekaligus meningkatkan minat beli konsumen.
References
Alafghani, A. A., & Mulyana, D. (2023). Strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram dalam menarik minat beli konsumen. Jurnal Komunikasi dan Bisnis, 4(1).
Bungin, B. (2018). Penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson Education Limited.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
David, F. R. (2012). Strategic management: Concepts and cases (13th ed.). Pearson Education.
Handayani, H. (2023). Implementasi social media influencer terhadap minat beli konsumen: Pendekatan digital marketing. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 6(1).
Hidayani, R., & Putra, A. (2020). Strategi komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan minat beli konsumen coffee shop. Jurnal Pemasaran dan Bisnis, 4(2).
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Rangkuti, F. (2017). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Ryan, D. (2016). Understanding digital marketing: Marketing strategies for engaging the digital generation (4th ed.). Kogan Page.




