Pengaruh Green Marketing dan Environmental Awareness terhadap Green Purchase Intention Melalui Green Trust di Kota Cirebon
Keywords:
Green Marketing, Environmental Awareness, Green Trust, Green Purchase Intention, Tumbler ReusableAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing dan environmental awareness terhadap green purchase intention pada produk tumbler reusable di Kota Cirebon, dengan green trust sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif-kausal dengan teknik purposive sampling terhadap 200 responden masyarakat Kota Cirebon yang pernah membeli dan/atau menggunakan tumbler reusable. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa environmental awareness berpengaruh signifikan terhadap green purchase intention, green marketing dan environmental awareness berpengaruh signifikan terhadap green trust, serta green trust berpengaruh signifikan terhadap green purchase intention. Namun, pengaruh langsung green marketing terhadap green purchase intention tidak signifikan. Green trust terbukti memediasi penuh (full mediation) pengaruh green marketing dan memediasi sebagian (partial mediation) pengaruh environmental awareness terhadap green purchase intention. Model penelitian menjelaskan 84,1% variansi green purchase intention dan 72,8% variansi green trust. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan konsumen merupakan faktor kunci yang menjembatani strategi pemasaran hijau dengan niat beli aktual terhadap produk ramah lingkungan.
References
Azzahra, S. N. (2023). Pengaruh kesadaran lingkungan, produk hijau, dan promosi hijau terhadap keputusan pembelian produk BIO2000 Formula Saluran Toilet: Studi kasus konsumen di Surakarta.
Badan Pusat Statistik Kota Cirebon. (2023). Kota Cirebon dalam angka 2023. BPS Kota Cirebon.
Bahtiar, F. A., & Asih, D. (2025). Memahami niat pembelian hijau di pasar produk elektronik: Peran mediasi green trust.
Bestari, D. K. P., et al. (2020). The influence of green marketing strategy, green customer trust, green purchase intention on green purchase behavior on environmentally friendly MSME products.
Chairy, & Alam, M. E. N. (2019). Pengaruh kepedulian lingkungan, pengetahuan hijau yang dipersepsikan, dan kepercayaan hijau terhadap niat pembelian hijau. Jurnal Manajemen, 10(2), 131–145.
Dahlstrom, R. (2020). Green marketing management. South-Western Cengage Learning.
Director, M. K. R. A. (2013). Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), Environment Policy Committee (EPOC). Yearbook of International Cooperation on Environment and Development 2002–03, 260.
Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Mengevaluasi model persamaan struktural dengan variabel yang tidak dapat diamati dan kesalahan pengukuran. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariat data analysis (edisi ke-7). Pearson Prentice Hall.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). Kapan menggunakan dan bagaimana melaporkan hasil PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24.
Hariramani, P. R. (2026). “Green marketing”: An analysis of definitions, strategy steps, and tools through a systematic review of the literature. Journal of Cleaner Production, 165, 1263–1279.
Hutama, E., Adlina, H., & Siregar, O. M. (2025). Pengaruh environmental awareness dan green product promotion terhadap purchase decision (Studi kasus The Body Shop Medan).
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768–771.
Kosasih, F. Y., Santoso, W., & Riza, F. (2025). Pengaruh green marketing terhadap green purchase intention dengan green trust sebagai variabel mediasi.
Kresno, Z., & Wahyono. (2020). Pengaruh nilai, risiko, dan kualitas hijau yang dipersepsikan terhadap niat pembelian hijau melalui green trust.
Mohd Shaifudin, N. S. (2025). The influence of environmental awareness, green product, and green promotion towards purchase decision on product BIO2000 toilet drain formula: Study case consumers in Surakarta.
Nasution. (2024). Green marketing in India: Emerging opportunities and challenges. Journal of Engineering, Science and Management Education, 3(1), 9–14.
Pasaribu. (2025). Driving sustainable tourism villages: Evaluating stakeholder commitment, attitude, and performance: Evidence from West Sumatra, Indonesia. Sustainability, 16(14), 6066.
Pramesti, A. P., & Harsoyo, T. D. (2024). Pengaruh environmental knowledge, word of mouth, dan green marketing terhadap minat beli konsumen pada produk Starbucks.
Rahardjo, F. A. (2015). Peran nilai persepsi hijau, risiko hijau yang dipersepsikan, dan kepercayaan hijau terhadap niat pembelian lingkungan dari inverter AC di Surabaya. iBuss Management, 3(2), 252–260.
Sabono, D., & Murwaningsari, E. (2022). Pengaruh nilai hijau yang dipersepsikan, kualitas hijau yang dipersepsikan, dan risiko hijau yang dipersepsikan terhadap niat pembelian kembali hijau dengan kepercayaan hijau sebagai variabel intervensi. Global Journal of Accounting and Economics Research, 3, 107–129.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syafrizal. (2021). Literature review: Environmental awareness and pro-environmental behavior. Nusantara Science and Technology Proceedings, 5, 170–173.
Wulan, K., Kurnia, D., & Fauziyah, A. (2025). Pengaruh green marketing terhadap keputusan pembelian The Body Shop melalui green trust sebagai variabel mediasi.
Yahya. (2022). Peran green marketing, green brand image terhadap purchase intention dengan green trust sebagai variabel intervening.




