Analisis Servant Leadership Pendeta Terhadap Jemaat yang Menjalani Masa Tahanan di Rutan Kelas II B Makale

Authors

  • Basri Mane Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja

Keywords:

servant leadership, pelayanan pastoral

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis servant leadership pendeta terhadap jemaat yang menjalani masa tahanan di Rutan Kelas IIB Makale. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan, kepedulian, dan pemenuhan kebutuhan jemaat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di rumah tahanan, namun dalam praktiknya masih ditemukan kurangnya empati dan perhatian pendeta terhadap jemaat tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas tiga orang dari pihak gereja, termasuk pendeta, dua orang dari pihak rumah tahanan, dan satu orang narapidana. Data dikumpulkan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tiberias Makale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan servant leadershipbelum berjalan secara optimal karena masih kurangnya kesadaran dalam menghidupi nilai-nilai keadilan, empati, dan tanggung jawab terhadap jemaat yang menjalani masa tahanan. Oleh karena itu, pendeta perlu meningkatkan kepedulian, memperkuat pelayanan pastoral, serta membangun kerja sama dengan lembaga pemasyarakatan agar pelayanan kepada jemaat dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.

References

Adami Chazawi. Pelajaran Hukum Pidana. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2011, 5.

Agus budi wibomo faisal, Kepemimpinan Tradisional di Indonesia. Aceh: kementrian Pendidikan dan kebudayaan,2014.

Agus hadi nahrowi dkk, kepemimpinan resolusi konflik untuk kandidat parlemen perempuan;modul, 2015.

Alexander Srauch, Diaken dalam Gereja Penguasa atau Pelayan, Tinjauan asal kata, syarat-syarat dan peran diaken. Yogyakarta: Andi 2008.

Alexander Strauch, (Diaken dalam Gereja Penguasa atau Pelayan), Tinjauan asal kata, syarat-syarat dan peran diaken, Yogyakarta: Andi,2008.

Arfa Monica, “Memahami Konseptualisasi, Operasionalisasidan Pengukuran dalam Penelitian Ilmiah.” London 26 0ktober 2016.

Batson, Franzoi, Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Empati dan MotivasiTerhadap Budaya Organisasi. Jakarta : RajaGrafindo Persada 2015.

Bayu Dardias Kurniadi, Metode Penelitian Kualitatif.Yogyakarta: 2011.

Chisty Wilson Simanjuntak, Kepemimpinan Pendeta Dalam Pelayanan. Fakultas Teologi Universitas Satya Wacana, Salatiga 2015, 2.

Dahlenburg, Siapa Pendeta Itu. jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985, 19.

Greeneaf K, Robert, Servant Leadership.Berrett-Koehler, 2004.

H. Maxwell john Niv, Maxell leadership bible, edisi ke-3, Thomas nelson:2019.

H. Rusman Pausin, Kepemimpinan kyai dan kualitas belajar santri, qisthoss digitas press, 2010.Purwadi Folklor jawa, Yogyakarta:2019.

Hamid Patilima, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2001.

Hanta Yuda AR Tim Poltracking,”Jejak Para Pemimpin,” PT. Gramedia Pustaka Utama 2014.

J William Schulz, “Pengertian Kepengurusan dalam Organisasi,” Jakarta 02 Agus 2021.

J.Robert Clinton, Pengembangan kepemimpinan, 1992.

Jaulung wismar saragih, Memorial peringatan pendeta J. Wismar saragih,1977.

Ken Blanchard & Renee Bradwell, Servant Leadership In Action: Kepemimpinan yang Memberdayakan dan Mengutamakan Orang Lain. Jakarta: BPK Gunung,2019.

M. Bons Stom, Apakah Penggembalaan Itu. Bandung: BPK Gunung Mulia, 2006, 5.

Nuna Syaodi Sukmadinta, Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakar, 2009.

Nurmi, “Orientasi Masa Depan,” Jakarta 12 Oktober 2016.

Ralph M Riggs. Gembala Sidang yang Berhasil. Gandum Mas, 2018, 7.

Reni Rosari MBA,” Definisi Kepemimpinan Menurut Bass: Refleksi pada Diri Penulis, Ebnews 27 Maret 2011.

Reni Rosari MBA,” Definisi Kepemimpinan Menurut Bass: Refleksi pada Diri Penulis,Ebnews 27 Maret 2011.

Reza Alexander antonius wattimena, Menjadi pemimpin sejati,2012.

Reza SatriaPalupi, “Pentingnya Membangun Komunitas, Jakarta 23 Nov 2018.

Robby Kayame, Dkk, Metode Penelitian Kualitatif Saja, Nulisbuku.com, 2016.

Satjipto Rahardjo, Penegakan Hukum Suatu Tinjauan Sosiologis. Yogyakarta: 2009, 3.

Sigmund Freud. Teori Kesadaran Sigmund Freud.Moravia,06 mei 1856.

Siswanto,SelfHealingKarena Tiap Orang Adalah Penyembuh Terbaik Bagi Diri Sendiri.Jakarta 20 Januari 2015.

Sulisto Basuki, Metode Penelitian. Jakarta: Widtawa Widya Sastra, 2006.

Tiyas Septiana,” Tujuan Persuasi,” Jakarta 24 Des 2021.

UrbanusAritonang, Gembala Sebagai Guru. Bandung: Universitas Advent Indonesia, 2000, 9.

Victor P, M. Nikijuluw. Aristarchus Sukarto, Kepemimpinan di Bumi Baru. jakarta april 2014.

Victor P, M. Nikijuluw. Aristarchus Sukarto.Kepemimpinan di Bumi Baru.Jakarta april 2014, 17.

Wiratno, Nakhoda:leadership dalam organisasi konservasi, Jakarta:2005.

Downloads

Published

07-08-2026

How to Cite

Mane, B. (2026). Analisis Servant Leadership Pendeta Terhadap Jemaat yang Menjalani Masa Tahanan di Rutan Kelas II B Makale. JURIHUM : Jurnal Inovasi Dan Humaniora , 4(1), 117–126. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/article/view/4414