Pengabdian Kepada Masyarakat Terhadap Transformasi Santri Menjadi Programer Profesional Dipondok Pesantren Kedunia Industri Teknologi

Authors

  • Nico Carnando Hermawan Universitas Pamulang
  • Aditya Prasetyo Universitas Pamulang
  • Yeno Wenda Universitas Pamulang
  • Chikal Faqih Muharom Universitas Pamulang
  • Diyat Ilham Mustaqim Universitas Pamulang
  • Alfan Halyan Universitas Pamulang
  • Rohmat Iktafal ma’arif Universitas Pamulang
  • M. Risky Hidayatullah Universitas Pamulang
  • Syafiq Al Ghifari Universitas Pamulang
  • Muhammad Hizkil Ramadhan Universitas Pamulang
  • Simon Simarmata Universitas Pamulang

Keywords:

transformasi santri, keterampilan pemograman, pengabdian masyarakat, industri teknologi

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Nurul Iman Al Barkah, terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan komunitas pesantren sebagai upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransformasi keterampilan dan pola pikir santri dan santriwati di pesantren agar siap memasuki dunia profesional sebagai programmer di industri teknologi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menciptakan peluang besar di sektor teknologi, khususnya di bidang pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. Namun, banyak santri sering dianggap kurang terpapar dunia teknologi karena keterbatasan sumber daya dan akses. Diharapkan melalui pelatihan langsung dan pendampingan, program ini dapat menjembatani kesenjangan tersebut dan membekali santri dengan keterampilan yang diperlukan untuk unggul di industri teknologi. Hasil dari intervensi ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam kemampuan teknis dan profesional santri. Peserta yang awalnya kurang memahami konsep pemrograman mulai menunjukkan keterampilan praktis dan pemahaman pengembangan perangkat lunak, sehingga menunjukkan potensi untuk berkarir di sektor teknologi. Mereka juga menyadari pentingnya pembelajaran berkelanjutan dan kemampuan beradaptasi dalam lanskap teknologi yang terus berkembang.

References

Riani, L., & Pramudyo, E. (2020). Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Pemrograman Berbasis Kebutuhan Industri di SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 9(2), 111120.

Suryani, I., & Setiawan, M. (2019). Peran SMK dalam Menyiapkan Sumber Daya Manusia di Bidang Teknologi Informasi. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 8(3), 75-85.

Widiastuti, M. (2021). Peningkatan Kompetensi Pemrograman di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 50-60.

Dewi, N. P., & Saputra, A. (2018). Model Pembelajaran Pemrograman untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan SMK. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(2), 45-53.

Hasanah, F., & Prasetyo, D. (2022). Implementasi Kurikulum Berbasis Industri dalam Pendidikan SMK di Era 4.0. Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 15(3), 200-210.

Nugraha, D. (2020). Pelatihan Pengembangan Keterampilan Pemrograman untuk Siswa SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(2), 118-126.

Agustin, A., & Farida, H. (2021). Kesiapan Kerja Siswa SMK di Dunia Teknologi Informasi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(4), 75-82.

Hidayat, S. (2021). Pengembangan Kurikulum Pemrograman di SMK Menyongsong Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 7(1), 35-44.

Subagyo, D., & Maulidya, M. (2022). Daya Saing Lulusan SMK dalam Menyongsong Dunia Kerja di Bidang IT. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 11(2), 65-74.

Putra, R., & Yulia, D. (2020). Pelatihan Pemrograman Dasar di SMK untuk Meningkatkan Keterampilan Kerja. Jurnal Inovasi Pendidikan Teknik Informatika, 12(3), 143-151

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Carnando Hermawan, N., Prasetyo, A., Wenda, Y., Faqih Muharom, C., Ilham Mustaqim, D., Halyan, A., … Simarmata , S. (2026). Pengabdian Kepada Masyarakat Terhadap Transformasi Santri Menjadi Programer Profesional Dipondok Pesantren Kedunia Industri Teknologi. APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(5), 779–783. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.com/index.php/appa/article/view/3830