Integrasi E-Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa
Keywords:
E-learning, Pembelajaran PAI, Kemandirian Belajar, Teknologi Pendidikan, Blended LearningAbstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Integrasi e-learning menjadi alternatif strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan mendorong tumbuhnya kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal nasional, jurnal internasional, buku ilmiah, prosiding, serta laporan penelitian dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memahami hubungan antara e-learning, strategi pembelajaran PAI, dan perkembangan kemandirian belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-learning mampu meningkatkan aksesibilitas materi, memperkaya media pembelajaran, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengatur sendiri proses belajar mereka. Integrasi platform digital seperti LMS, video pembelajaran, infografis, dan forum diskusi berperan penting dalam meningkatkan motivasi, regulasi diri, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kemandirian belajar semakin kuat ketika siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi materi agama secara mandiri, merefleksikan nilai-nilai religius, dan mengembangkan kebiasaan belajar yang disiplin. Namun, keberhasilan pembelajaran berbasis e-learning dipengaruhi oleh kesiapan guru, kompetensi digital, sarana teknologi, dan literasi digital siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa e-learning merupakan pendekatan yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
References
Akbar, M. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Agama di Sekolah. Jakarta: Mitra Cendekia Press.
Ardian, R. (2024). Pengaruh Diskusi Daring terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 45–58.
Clark, R., & Mayer, R. (2016). E-Learning and the Science of Instruction. New York: Wiley.
Fauziah, L. (2024). E-Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Akhlak Siswa. Jurnal Edukasi Islam, 12(2), 113–128.
Fitria, A. (2024). Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital pada Mata Pelajaran PAI. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 72–85.
Hakim, R. (2024). Multimedia Interaktif sebagai Media Pembelajaran PAI. Jurnal Media Edukasi, 9(1), 14–27.
Halim, S. (2023). Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Berbasis Teknologi. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 88–101.
Hasibuan, R. (2023). Regulasi Diri dalam Pembelajaran Berbasis E-Learning. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 6(1), 21–34.
Hidayat, A. (2023). Transformasi Digital dalam Pembelajaran Agama Islam. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 14(2), 55–68.
Hidayati, S. (2023). Model E-Learning dalam Pembelajaran Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 5(1), 30–44.
Jannah, F. (2024). Peran E-Learning dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa. Jurnal Akhlak dan Pendidikan Islam, 7(2), 49–63.
Lestari, D. (2023). Analisis Isi pada Penelitian Pendidikan. Bandung: Angkasa.
Mansyur, A. (2023). Forum Daring sebagai Media Diskusi Pendidikan Islam. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 10(1), 66–78.
Moore, M., & Kearsley, G. (2012). Distance Education: A Systems View. Boston: Cengage Learning.
Munandar, D. (2023). Kemandirian Belajar di Era Digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(2), 101–117.
Nugroho, S. (2024). Validitas Sumber dalam Penelitian Pustaka. Jurnal Metodologi Penelitian, 3(1), 11–22.
Nurlaila, F. (2024). Fleksibilitas E-Learning dalam Pembelajaran Agama Islam. Jurnal Pendidikan Digital, 6(3), 90–103.
Prasetyo, Y. (2024). Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Islam. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Islam, 8(1), 33–46.
Pratama, B. (2023). Metode Studi Pustaka dalam Penelitian Pendidikan. Jurnal Ilmiah Edukasi, 5(2), 55–70.
Putri, N. (2023). Nilai-Nilai Religius dalam Pembelajaran Berbasis Multimedia. Jurnal Studi Islam, 9(1), 104–118.
Rahmawati, H. (2022). Pemanfaatan Platform Digital dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal EduReligi, 7(1), 87–101.
Ramadhani, A. (2024). Kemandirian Belajar sebagai Kompetensi Utama Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Keagamaan, 6(2), 121–133.
Sari, P. (2024). Analisis Deskriptif-Analitis dalam Pendidikan. Jakarta: Pustaka Mandiri.
Setiawan, D. (2023). Interaksi Digital dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Madrasah Digital, 4(2), 42–58.
Setiawan, D. (2024). Pemanfaatan LMS pada Pembelajaran PAI. Jurnal Teknologi Islam, 5(1), 77–91.
Suryana, E. (2023). Literasi Digital Siswa dalam Mengakses Materi Keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 10(1), 51–64.
Suryani, R. (2024). Kesiapan Guru PAI dalam Implementasi E-Learning. Jurnal Pendidikan Modern, 12(1), 73–86.
Widodo, A. (2024). Manfaat Studi Pustaka dalam Penelitian Pendidikan. Jurnal Metodologi Pendidikan, 9(1), 1–10.
Wulandari, T. (2023). Fleksibilitas Belajar dalam E-Learning. Jurnal Teknologi Pendidikan Modern, 11(3), 23–36.
Wijaya, H. (2024). Kompetensi Digital Guru dalam Pembelajaran Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 6(1), 55–70.




