Analisis Statitiska Perbedaan Jam Tidur Laki – Laki vs Perempuan dengan Bantuan Software JASP dan Menggunakan Uji T Sampel
Keywords:
Perbedaan Jam tidur, Pola Tidur, Uji T Sampel Independen, JASPAbstract
Banyaknya durasi jam tidur merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi manusia, karena dapat memberikan efek agar tetap produktivitas, tetap fokus, dan agar terhindar dari bebagai macam penyakit. Penelitian ini ingin menganalisis bagaimana perbedaan durasi jam tidur pada dua kelompok yaitu antara Laki-laki dan Perempuan, dengan cara membandingkan rata-rata (mean) dari masing-masing kelompok. Dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner melalui google forms, yang berhasil mendapatkan 36 reponden. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan bantuan software JASP dan menggunakan Uji T Sampel Independen (Independent Sample T-Test), Uji Asumsi (Assumption Checks), dan statistik desktiptive. JASP (Jeffrey’s Amazing Statistic Program) hadir sebagai perangkat lunak statistik open-source yang menawarkan fitur serupa dengan SPSS, namun dengan akses gratis dan lebih fleksibel. Program ini dikembangkan oleh University of Amsterdam dan mendukung berbagai metode analisis statistik, baik dalam pendekatan klasik maupun Bayesian. Dengan antarmuka yang ramah pengguna, JASP menjadi solusi tepat bagi mahasiswa dan akademisi dalam melakukan analisis data tanpa kendala biaya.
References
[1] L. Lu et al., “Sex differences in the factors associated with sleep duration in university students: A cross-sectional study,” J Affect Disord, vol. 290, pp. 345–352, Jul. 2021, doi: 10.1016/j.jad.2021.04.025.
[2] P. Jasmani, dan Rekreasi, and F. Ilmu Olahraga, “Hubungan Kualitas Tidur dengan Kebugaran Jasmani Siswa HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA Singgih Dirga Gunarsa * , Sapto Wibowo.” [Online]. Available: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani
[3] N. Shafira Fitri and N. Afrainin Syah, “Artikel Penelitian Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Daya Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Kepaniteraan Klinik.” [Online]. Available: http://jikesi.fk.unand.ac.id
[4] A. R. Putra and K. Alfarizi, “PENGARUH POLA TIDUR TERHADAP KESEHATAN MAHASISWA,” Jurnal Inovasi Global, vol. 2, no. 9, 2024, doi: 10.58344/jig.v2i6.
[5] D. S. M. Jannah and H. G. Hidajat, “Analisis Faktor Penyebab dari Gangguan Tidur: Kajian Psikologi Lintas Budaya,” Psyche 165 Journal, pp. 164–171, Jul. 2024, doi: 10.35134/jpsy165.v17i3.372.
[6] I. A. Prabowo, D. Remawati, and A. P. W. Wardana, “Klasifikasi Tingkat Gangguan Tidur Menggunakan Algoritma Naïve Bayes,” Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIKomSiN), vol. 8, no. 2, Oct. 2020, doi: 10.30646/tikomsin.v8i2.519.
[7] S. Basheer et al., “Sex Based Comparison of Health Self-Perception, Sleep, Anxiety, and Body Composition Among University Students,” International Journal of Public Health , vol. 70, 2025, doi: 10.3389/ijph.2025.1608551.
[8] Z. Li, T. Zhong, and X. Meng, “A meta-analysis study evaluating the effects of sleep quality on mental health among the adult population,” Dec. 01, 2025, BioMed Central Ltd. doi: 10.1186/s12889-025-23709-w.
[9] M. Irfan Syahroni, D. STIT Al-Aziziyah, J. I. TGH Umar Abdul Aziz kapek Gunung Sari Lombok Barat, and kode pos, “PROSEDUR PENELITIAN KUANTITATIF,” Jurnal Al-Musthafa STIT Al-Aziziyah Lombok Barat, vol. 43, no. 3, 2022.
[10] A. Cvetkovic-Vega, J. L. Maguiña, A. Soto, J. Lama-Valdivia, and L. E. Correa López, “Cross-sectional studies,” Jan. 01, 2021, Universidad Ricardo Palma, Instituto de Investigaciones en Ciencias Biomedicas, Facultad de Medicina Humana. doi: 10.25176/RFMH.V21I1.3069.
[11] S. McBride and A. Garcés-Manzanera, “Exploring JASP as a data analysis tool in L2 research: a snapshot,” TEISEL. Tecnologías para la investigación en segundas lenguas, vol. 3, Feb. 2024, doi: 10.1344/teisel.v3.45189.
[12] E. J. Wagenmakers et al., “Bayesian inference for psychology. Part II: Example applications with JASP,” Psychon Bull Rev, vol. 25, no. 1, pp. 58–76, Feb. 2018, doi: 10.3758/s13423-017-1323-7.
[13] A. A. Putilov et al., “Differences between male and female university students in sleepiness, weekday sleep loss, and weekend sleep duration,” J Adolesc, vol. 88, pp. 84–96, Apr. 2021, doi: 10.1016/j.adolescence.2021.02.006.
[14] P. T. Handayani, D. Wijono, and E. Sulistyowati, “ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PADA LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI,” Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, pp. 655–666, Jul. 2022.
[15] F. Aditya et al., “SPIRIT PRO PATRIA (E-jurnal) UJI BEDA KINERJA KEUANGAN BANK MENGGUNAKAN INDEPENDENT SAMPLE T-TEST”, [Online]. Available: https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/patria
[16] D. Nafis Alfarizi, R. Agung Pangestu, D. Aditya, M. Adi Setiawan, and P. Rosyani, “Penggunaan Metode YOLO Pada Deteksi Objek: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis,” 2023. [Online]. Available: https://jurnalmahasiswa.com/index.php/aidanspk
[17] S. D. Y. KUSUMA, H. AL ISLAMI, and P. ROSYANI, “Penerapan Naive Bayes Untuk Klasifikasi Penyakit Endokrin Pada Pasien Lansia,” KERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan Informatika, vol. 5, no. 2, pp. 72–82, Apr. 2025, doi: 10.31284/j.kernel.2024.v5i2.7312.
[18] E. Sri Rahayu, O. Anugrah Ade Purnama, H. Zakaria, and P. Rosyani, “Klasifikasi Penyakit Jamur Pada Tanaman Tomat dengan Algoritma SVM,” Bulletin of Computer Science Research, vol. 5, no. 4, pp. 756–762, Jun. 2025, doi: 10.47065/bulletincsr.v5i4.515.
[19] I. H. Ikasari, P. Rosyani, and R. Amalia, “Klasifikasi Jenis Buah Menggunakan Metode CNN,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 2, pp. 5451–5458, Jul. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i2.1271.
[20] Okky Prasetia, Syaeful Machfud, P. Rosyani, and Bobi Agustian, “Klasifikasi Gender Berbasis Citra Wajah Menggunakan Clustering Dan Deep Learning,” Bulletin of Computer Science Research, vol. 5, no. 4, pp. 770–777, Jun. 2025, doi: 10.47065/bulletincsr.v5i4.581.




