Perancangan Sistem Informasi Laundry Berbasis QR Code untuk Daerah Perkotaan
Keywords:
Sistem Informasi, Laundry, QR Code, Manajemen Cucian, Aplikasi WebAbstract
Layanan laundry menjadi kebutuhan penting di daerah perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi dan keterbatasan waktu dalam mengelola pekerjaan rumah tangga. Namun, proses pencatatan manual dan pelacakan status cucian sering kali menyebabkan keterlambatan, kehilangan, atau kesalahan identifikasi barang pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi laundry berbasis QR Code yang mampu membantu pengelola dan pelanggan dalam mengelola dan memantau proses laundry secara efisien. Sistem ini dibangun menggunakan teknologi web dengan integrasi QR Code sebagai identifikasi unik untuk setiap transaksi cucian. Fitur utama sistem meliputi pendaftaran pelanggan, input layanan, pencetakan QR Code, pemindaian QR Code untuk pengecekan status, serta laporan transaksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat mempercepat proses identifikasi cucian, mengurangi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan implementasi sistem ini, diharapkan pengelolaan usaha laundry di daerah perkotaan menjadi lebih modern, efektif, dan terorganisir.
References
Akbar, R., Silvana, M., & Zikri, A. (2020). Perancangan model bisnis pembayaran non tunai untuk pengelolaan transaksi jasa laundry pada Tiara Laundry Padang. Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, 5(3), 148–157. https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v5i3.2019.148-157
Cahyono, D. E. (2024). Implementasi sistem informasi manajemen jasa laundry. Jurnal Ekonomi dan Teknik Informatika, 12(1), 15–20. https://doi.org/10.37601/jneti.v12i1.245
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). Sistem. Diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/
Kurniasih, N., Suherma, L., & Triani, M. (2023). Pemanfaatan QR code sebagai dasar pencatatan penerimaan kas digital (Laundry Kalesco Pontianak). Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(9), 3423–3438. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i9.5658
Mintarsih, M. (2023). Pengujian black box dengan teknik transition pada sistem informasi perpustakaan berbasis web dengan metode waterfall pada SMC Foundation. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 5(1), 33–35. https://doi.org/10.47233/jteksis.v5i1.727
Patrisia, N. V., & Rismayani, V. (2023). Peran penting QRIS dalam sistem pembayaran terhadap marketing kewirausahaan. Jurnal Abmas, 23(1), 17–22. https://doi.org/10.17509/abmas.v23i1.58910
Putra, I. W. D., Satwika, I. P., & Anggara, I. N. Y. (2023). Rancang bangun sistem informasi manajemen laundry (Simadry). JUTISI: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 12(1), 75. https://doi.org/10.35889/jutisi.v12i1.1212
Ramadhan, M. F., Hiedayatullah, A., Gunawan, S., & Djutalov, R. (2023). Implementasi perancangan aplikasi berbasis desktop dalam manajemen laundry. Jurnal Informatika dan Sistem, 1(3).
Sirait, G. F., Salsabila, N. P., Maulana, C. I., Rahayu, T., & Wibisono, M. B. (n.d.). Analisis perancangan sistem informasi pelayanan jasa laundry berbasis web dengan metode Waterfall. Jurnal Sistem Informasi (tidak ada volume/halaman).
Wahid, A. A. (2020). Analisis metode Waterfall untuk pengembangan sistem informasi. Jurnal Sistem Informasi dan Informatika.




