Strategi dan Praktik Pembelajaran dari Kelas Rendah Hingga Kelas Tinggi dalam Program Asistensi Mengajar di SD Negeri 76 Kota Bengkulu
Keywords:
strategi pembelajaran, asistensi mengajar, kelas rendah, kelas tinggi, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran pada kelas rendah dan kelas tinggi dalam pelaksanaan program asistensi mengajar di SD Negeri 76 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2018) yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di kelas rendah lebih menekankan pendekatan konkret, multisensori, serta aktivitas motorik dan literasi dasar. Strategi yang paling dominan ialah bernyanyi, bercerita, learning by doing, serta pembelajaran berbasis literasi awal. Sementara itu, kelas tinggi menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, seperti Problem-Based Learning, diskusi kelompok terstruktur, proyek mandiri, dan pemanfaatan media digital. Peran mahasiswa asistensi juga berkontribusi signifikan dalam membantu guru mengelola kelas, menyiapkan media, serta mendampingi siswa. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran meliputi ketersediaan media digital, kolaborasi guru–mahasiswa, dan kesiapan perangkat pembelajaran. Adapun hambatan mencakup perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan fasilitas teknologi, dan tantangan pengelolaan waktu. Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran sesuai tahap perkembangan siswa serta sinergi antara guru dan mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
References
Ardiansyah, R. (2020). Penerapan Model Problem-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jakarta: Prenada Media.
Bruner, J. (2004). The Process of Education. Cambridge: Harvard University Press.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Methods. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fauziah, N. (2019). Perkembangan Fonologis Anak Usia Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Kerangka Dasar dan Implementasi. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Mayer, R. E. (2017). Multimedia Learning. New York: Cambridge University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.
Nuraini, S. (2023). Pengalaman Mahasiswa dalam Program Asistensi Mengajar di Sekolah Dasar. Surabaya: Unesa Press.
Piaget, J. (2001). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.
Prasetyo, H. (2020). Strategi Pembelajaran pada Kelas Rendah Sekolah Dasar. Malang: UM Press.
Santoso, B. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pendidikan Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Spradley, J. (2016). Participant Observation. Illinois: Waveland Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tomlinson, C. (2017). How to Differentiate Instruction in Academically Diverse Classrooms. Alexandria: ASCD.
Vygotsky, L. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press.
Wright, P. (2018). Digital Media in Education: Enhancing Learning Through Technology. London: Routledge.




