Sosialisasi Terkait Bullying Penyebab Menurunnya Prestasi Dan Motivasi Belajar Pada Siswa Di SMA Negeri 2 Cibinong
Keywords:
Bullying, motivasi belajar, prestasi akademik, siswa, SMAN 2 Cibinong.Abstract
Bullying merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah, termasuk di SMAN 2 Cibinong. Bentuknya beragam, mulai dari fisik, verbal, hingga melalui media digital (cyberbullying). Perilaku ini berdampak signifikan terhadap kondisi psikologis siswa, serta memengaruhi motivasi dan prestasi belajar mereka. Siswa yang menjadi korban bullying cenderung mengalami tekanan mental, penurunan konsentrasi, dan kehilangan semangat dalam kegiatan akademik, yang akhirnya berujung pada penurunan prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana bullying berpengaruh terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa di SMAN 2 Cibinong. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah dalam merumuskan langkah-langkah preventif dan solutif guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik seluruh siswa.
References
Aisyah, Siti. (2020). Pengaruh Bullying Terhadap Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 45–56.
Alwi, S. (2021). Perilaku Bullying Di Kalangan Santri Dayah terpadu Kota Lhkoseumawe. CV Pusdikra Mitra Jaya.
Oktaviani, R., & Wijaya, H. (2021). Dampak Cyberbullying Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(3), 217–225.
Putri, Elsya Derma. “Kasus Bullying Di Lingkungan Sekolah : Dampak Serta Penanganannya.” Keguruan: Jurnal Penelitian, Pemikiran Dan Pengabdian 10 (2022): 24–30
Rahim, A., & Suyitno. (2024). Program Pelatihan Upaya Anti Bullying di Sekolah dan Lingkungan. Sabajaya:Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(5), 230–236.
Yanti, L. (2019). Perilaku Bullying di Kalangan Remaja dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 89–98.
Yuyarti, Y. (2018). Mengatasi Bullying Melalui Pendidikan Karakter. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 9(1).




